Bom Bunuh Diri di Cirebon

Aksi bom bunuh diri terjadi di Masjid Az Dzikra kompleks Markas Polres Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat 15 April 2011.  Akibat aksi laknat itu, 26 orang terluka. Para korban dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan, dan Rumah Sakit Pertamina Klayan. Bom itu meledak saat salat Jumat dimulai, dan Herukoco berada di barisan kedua jamaah salat, dekat sejumlah pejabat di Polresta Cirebon. Bom meledak sekitar pukul 12.30 WIB. Bom diledakkan seorang jemaah yang tak diketahui identitasnya, dan diduga aksi bom bunuh diri.

Jasad pelaku aksi bom itu dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi. Tim dokter kepolisian akan melakukan autopsi jenazah pelaku berpakaian hitam-hitam itu.

Korban luka-luka antara lain:

1. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Herukoco
2. Kabag Sumda
3. Kasat Intelkam
4. Bripda Anton Helmi
5. Kasat Lantas
6. Kanit Propam
7. Iptu Harsita
8. Aiptu Sukirno
9. Aiptu Tata Kurniawan
10. Aiptu Yon Patriono
11. Briptu Septian
12. Briptu Devan
13. Aipda Durahim
14. Pengtu Mashuri
15. Pendatu Teten Rustendi
16. Pendatu Dedi
17. Briptu Sugiarto
18. Ipda H Mukali
19. Briptu Heri
20. Briptu Ade Kartiwa
21. Aiptu Edi Heryadi
22. Yadi
23. Bripda Asnawi Latif
24. Rahmat Sunyoto
25. Bripka Suratmoko
26. Bripka Rozak

Kapolres Cirebon Kota, Ajun Komisaris Besar Herukoco adalah korban dengan luka paling serius. Dia kini dirawat di Rumah Sakit Pertamina. Bagian belakang kepala hingga tubuhnya terkena serpihan bom. Tim dokter Rumah Sakit Pertamina Klayan, Cirebon, Jawa Barat, memastikan kondisi  Ajun Komisaris Besar Herukoco stabil. Dari hasil observasi diketahui ada 30 benda dari serpihan bom yang menempel di tubuhnya. Menurut Direktur Rumah Sakit RS Pertamina Klayan, dr Zainal Arifin, komponen benda asing yang menancap pada tubuh korban adalah paku, mur ada potongan seng kecil. Sudah hampir seluruh benda itu telah dicabut.

"Di lengan kanan yang mau diambil, tadi yang ada di lengan kiri sudah habis," ujarnya saat ditemui di rumah sakit, Jumat malam, 15 April 2011.

Tim dokter menunda operasi pencabutan benda yang menancap pada tubuh korban esok hari. Diperkirakan masih butuh waktu sekitar dua jam lagi untuk melakukan pengambilan benda asing pada tubuh Herukoco. 

Dari 26 korban luka akibat bom bunuh diri di Masjid Polresta Cirebon, Kapolresta Cirebon, Herukoco memang yang menderita luka paling parah. Bagian belakang kepala hingga tubuhnya mengalami luka serius akibat terkena serpihan bom. Dia berada paling dekat atau persis di depan pelaku bom bunuh diri.

Pos ini dipublikasikan di Peristiwa. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s