Konflik Tarakan, 30.000 Warga Mengungsi, 6 Orang Tewas

imageKhawatir jadi korban salah sasaran sekitar 30.000 warga Tarakan bebondong-bondong ke tempat pengungsian. Sebagian dari mereka terdiri dari orang tua, perempuan, dan anak-anak yag sekolahnya ditutup akibat konflik Tarakan. “Di Batalyon 613 Raja Alam saja ada sekitar 15 atau 16 ribuan pengungsi” kata Kepala Dinas Kesehatan Tarakan dr. Khaerul. Tempat-tempat pengungsian antara lain : Bandara Juwata, Markas Yonif 613 Raja Alam, Kompi C Yonif 613 Raja Alam, Mapolres Tarakan, Lanal Tarakan, SD 029. Sampai sejauh ini dilaporkan korban tewas mencapai 6 orang.

Keenam korban adalah :

1.  Abdullah Salim pada Senin malam (26/9/2010)
2.  Ahmad pada Selasa malam (28/9/2010)
3.  Amin pada Selasa malam (28/9/2010)
4.  Iwan pada Rabu pagi (29/9/2010)
5.  Uding pada Rabu pagi (29/9/2010)
6.  Supari pada Rabu pagi (29/9/2010)

Konflik Tarakan

Presiden SBY meminta para tokoh adat dan agama untuk turun ke lapangan menyelesaikan masalah konflik Tarakan. Langkah terpadu dilakukan aparat beserta Kepala Daerah dan tokoh masyarakat untuk mencegah meluasnya kekerasan menjadi tragedi yang pernah terjadi di Sampit, satu dekade silam.

Penanganan tegas dan cepat mulai dilakukan aparat keamanan dalam mengembalikan kondisi Tarakan menjadi kondusif. Kemarin, setelah mendapat instruksi langsung dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, sejumlah pejabat penting seperti Wakapolri, Gubernur Kaltim, Wakapolda Kaltim, Ketua DPRD Kaltim, Pangdam VI Mulawarman, bupati wali kota beberapa daerah se-Kaltim, para tokoh adat, dan sejumlah pejabat penting lainnya melakukan rapat koordinasi di VIP Bandara Juwata Tarakan.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengatakan, tanggal 27-29 September kemarin menjadi “Hari Kelabu” untuk provinsi Kalimantan Timur. Pasalnya, peristiwa seperti di Tarakan belum pernah terjadi di Kaltim. “Meskipun pernah terjadi, semua bisa diselesaikan secara hukum. Tidak sebesar ini,” kata Awang Farouk.

Gubernur mengatakan, persoalan ini sebenarnya bukan persoalan antar suku, namun murni tindak kriminal. Dengan begitu, penyelesaiannya pun harus ditempuh dengan jalur hukum. “Dengan begitu, tidak ada istilah menang atau kalah. Dua-duanya menang karena rakyat kembali berdamai,” tuturnya. Untuk itu, Awang meminta agar kelompok warga yang bertikai dapat melucuti senjata tajam mereka dengan menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Mulai kemarin, memang jumlah pasukan pengamanan di Tarakan terus bertambah. Seluruh aparat kepolisian dari polres-polres se-wilayah utara, diterjunkan ke Tarakan. Seperti Polres Bulungan, Nunukan, Malinau, dan Berau. Juga ada Batalyon Infanteri Yonif 613 Raja Alam, Brigade Infanteri (Brigif) Bulungan Cakti, Brimob Polda Kaltim, Brimob Kelapa Dua Mabes Polri, dan Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU dari Makassar. Seluruh aparat TNI di Tarakan, baik TNI AU, TNI AL, dan Lanud ikut membantu mengamankan.

Pos ini dipublikasikan di Hukum dan tag , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Konflik Tarakan, 30.000 Warga Mengungsi, 6 Orang Tewas

  1. mas ahmad berkata:

    usahakan damai sampe keakar,jg sepeak jelas konflik sambas yg sampai saat ini tak jelas.11 tahun masih tetap tk bisa pulang,hukum tidak ada yg ada hanya premanisme belaka.emang itu yg dimauin pejabat negara dan komplotan premanisme indonesia.nasib sial terjd penjajahan dalam negeri rugi……syetan semua…..

  2. mas ahmad berkata:

    mudah2an segera damai nyampe keakar,kasihan para pengungsi,ibarat kapal karam maka hiu yg kenyang.ane udah pengalaman….tolong pak sby sekali2 turun lapangan konflik dong jg diserahin pada aparat yg hoby nonton komplik.conthnya rumah dibakar penghuni dibunuh polisi asyik nonton aja.knapa tidk ngajak perang dg malaysia aja kan jelas musuhnya.daripada kayak ginikan….stuju ngak tuh……..

  3. mas ahmad berkata:

    mohon juga pada instansi yg berwenang,kasi mereka para pengungsi tempat dan mkan yg memadai jg kayak konflik sambas,dipengungsian yg ada hanya ikan busuk dan beras bau bacin….akhirnya ibu hamil dan anak2 banyak kena penyakit….aws lho kalo sembrono….kwalat

  4. watur berkata:

    Coba saja kalo polisi bertindak cepat dalam menyelesaikan kasus tarakan, mungkin kejadiannya tidak akan sebesar ini

  5. Anas berkata:

    Mudah mdahn tidk smpai trulng kedua kalinya konflik khususnya di kalimantan timur..amin..!!

  6. adam rifay berkata:

    Damai damai klau nda mau damai bugis kajang nnti truns

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s