Raul Tinggalkan Madrid

Hari ini mungkin merupakan hari yang paling sedih bagi Raul dalam hubungannya dengan Real Madrid, karena sejak hari ini Raul tidak berbaju Madrid lagi. Dia meninggalkan Madrid karena ingin melanjutkan tantangan baru dalam karir bermain bola. Musim ini Raul tidak ada dalam rencana skema permainan yang akan diterapkan pelatih baru, Jose Mourinho. Belum jelas ke klub mana Raul akan bergabung, apakah ke Jerman atau Inggris. Schalke disebut-sebut serius ingin memakai tenaganya. Dalam situs klub disebutkan bahwa Raul bergabung dengan Real Madrid selama 16 tahun, dan hampir semua gelar telah diraih Raul bersama Madrid. Raul tercatat telah bermain 741 kali dengan mencetak 323 gol di level senior, sebuah rekor yang sulit dipecahkan oleh pemain Madrid manapun.

Raul pindah ke Real Madrid dari rival sekotanya Atletico Madrid tahun 1992. Dia melakukan debutnya di La Liga bersama Real Madrid pada tanggal 29 Oktober 1994. “Saya ingat hari tersebut karena merupakan salah satu hari paling berbahagia dalam hidupku. Saya pulang ke rumah memberitahu orang tuaku bahwa saya akan bermain bersama Madrid. Ayahku tertegun dan langsung berhenti makan”. 

Raul mempersembahkan 6 tropi La Liga, 3 tropi Liga Champions eropa tahun 1998, 2000, dan 2002. Raul terakhir kali berbaju Madrid saat melawan Real zaragoza juga pada 24 April 2010 lalu.

I had the feeling this needed to end now, after so many years wearing the shirt of the best club in the world. There are young players arriving and I felt it was my last chance to experience playing abroad. I’m hungry to keep going, to keep competing.

Memulai debutnya di Real Madrid pada usia 17 tahun empat bulan, Raul menjadi pemain termuda dalam sejarah klub yang masuk tim senior. Rekor itu bertahan sampai saat ini.

Pada 28 September 2005, ia mengantar Real Madrid menang 2-1 atas Olympiakos di fase grup Liga Champions. Yang istimewa, Raul menjadi pemain pertama yang sukses mencetak lebih dari 50 gol di turnamen antarklub terbaik Eropa itu. Torehannya terus bertambah yang menjadikannya sebagai topskor sepanjang masa Liga Champions dengan 66 gol dari 128 penampilan.

Raul juga menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di dua laga final Liga Champions, yaitu saat melawan Valencia di tahun 2000 dan menghadapi Bayer Leverkusen di tahun 2002. Samuel Eto’o kemudian menyamai torehannya itu di tahun 2006 dan 2009 saat mengantar Barcelona menjadi juara.

Raul juga layak disebut sebagai panutan di atas lapangan karena sepanjang 15 tahun karirnya di level profesional, belum sekali pun ia menerima kartu merah.

Dalam urusan mencetak gol, ia sudah mencetak 323 gol untuk Real Madrid sepanjang karirnya, yang membuatnya memuncaki catatan rekor klub sebagai topskor. Ia juga menjadi topskor La Liga Primera Spanyol yang masih aktif dengan 227 gol.

Seperti halnya Iker Casillas, Raul menandatangani kontrak seumur hidup dengan Real Madrid pada tahun 2008. Namun didalamnya ada klausul yang bersangkutan akan mendapat kontrak baru secara otomatisjika bermain sedikitnya 30 partai per musim.

Pos ini dipublikasikan di Liga Spanyol. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Raul Tinggalkan Madrid

  1. Abdillah Syafei berkata:

    Lama nggak update blognya pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s