Densus 88 Tewaskan 5 Teroris

tim densus 88 Lima orang tewas saat Tim Densus 88 melakukan penyergapan terhadap tersangka teroris di dua tempat berbeda. Operasi anti teror dilancarkan di kawasan Cikampek, Jawa Barat, dan di Cawang, Jakarta Timur. Kepala Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri memastikan bahwa Tim Densus 88 menembak mati 5 orang dan menangkap satu orang dalam keadaan hidup dalam penggerebekan tersangka teroris di Cikampek dan Cawang. Mereka diduga kuat sebagai bagian dari kelompok teroris jaringan di Aceh.
"Dari penggerbekan di Cikampek dan Cawang, yang tewas lima dan hidup satu orang," ungkap Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri seusai mengikuti rapat kabinet di Kantor Presiden, Selasa (12/5/2010). Dia menegaskan, saat ini Polri masih melakukan pengembangan.

 

TKP Cikampek

"Dari lima orang yang meninggal, dua orang sudah bisa dikenali," ujar Kadiv Humas Polri, Edward Aritonang. Mereka adalah orang yang sebelumnya diberi inisial M, yaitu Maulana, dan S, yaitu Saptono. Keduanya diduga terlibat dalam serangkaian aksi pemboman di Indonesia, antara lain serangan bom di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta Selatan tahun 2004.

"Di jalan Maulana mencoba menembak dengan revolver bersama dua kawannya. Petugas melakukan penembakan dan 3 orang meninggal dunia," ungkapnya.

Setelah berhasil melumpuhkan pelaku teroris di Cawang, Densus langsung mengejar ke Cikampek. Di lokasi ini, Densus juga mendapat perlawanan yang sama sengitnya dari kelompok yang diduga salah satunya bernama Saptono. "S alias Saptono, Saptono itu adik Jaja yang tertembak di Polsek Lempung Aceh," kata Edward. Saptono sangat mahir menggunakan senjata api dan amunisi. Ia pernah ditangkap di Cimelati, Banten. Saat disergap, Saptono bersama dua orang melawan petugas. Akhirnya, dua orang tewas termasuk Saptono.

Kini lima jenazah itu telah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati. Sejumlah barang bukti juga telah disita dari tangan pelaku. "Disita senjata api di Cikampek (jenis) revolver. Di Cawang sejumlah peluru AK 47 dan M16 dalam jumlah besar. Tersangka yang masih hidup masih diinterogasi," pungkasnya.

Pos ini dipublikasikan di Nasional. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s