Konsulat AS di Peshawar Diserang

Sejumlah ledakan mengguncang kota Peshawar, Pakistan barat laut, di dekat dengan konsulat Amerika Serikat. Para pejabat Amerika mengukuhkan bahwa konsulat mereka menjadi sasaran serangan. Gulungan asap tampak menutupi daerah itu dan beberapa gedung dilaporkan ambruk. Laporan lain menyebutkan terjadi tembak menembak setelah ledakan. Suasana di tempat kejadian masih kacau dan belum diketahui berapa banyak korban tewas maupun luka-luka. Sumber-sumber di rumah sakit mengatakan telah menerima dua mayat.

Ledakan terjadi beberapa jam setelah pemboman yang diduga serangan bunuh diri terjadi di tengah rapat politik di kota Timergara, di kawasan Dir yang menewaskan setidaknya 38 orang.

Sasaran serangan adalah Partai Nasional Awami, ANP, koalisi yang memerintah di Propinsi Perbatasan Barat Laut.

‘Pos pemeriksaan diserang’
Ledakan di Peshawar terjadi di dekat Lapangan Shama, sebuah persimpangan besar di dekat konsulat Amerika Serikat. Beberapa barak tentara dan kantor Dinas Intelejen Militer juga berada di daerah itu. Seorang wartawan kantor berita Associated Press yang berada di tempat kejadian mengatakan dua ledakan terjadi hanya 20 meter dari konsulat.

Tayangan televisi menunjukkan tentara menempati posisi tempur di jalur Khyber setelah ledakan, dan para saksi mengatakan kepada BBC siaran Urdu bahwa dua kendaraan lapis baja yang diparkir di luar konsulat terbakar.

Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa orang-orang bersenjata menyerang sebuah pos pemeriksaan di dekat konsulat.

“Saya melihat para penyerang dalam dua kendaraan. Beberapa dari mereka membawa granat roket. Mereka pertama-tama menembaki aparat keamanan di pos di dekat konsulat kemudian terjadi ledakan,” kata Siraj Afridi.

Kedutaan Amerika di Islamabad tidak bersedia memberi komentar mengenai ledakan ini.

Peshawar yang berada di pinggir kawasan suku, sering menjadi sasaran para militan.

Seorang pejabat partai ANP yang memerintah, Hashim Khan Babar, mengatakan kepada media bahwa serangan tampaknya merupakan balasan atas operasi keamanan besar yang dilancarkan di kawasan kesukuan Orakzai di dekat Peshawar minggu lalu.

Sumber : bbc

Pos ini dipublikasikan di Internasional. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s