FIFA ‘Restui’ Kongres Sepak Bola Nasional

Pihak yang ingin menggusur Nurdin Halid dari kursi ketua umum PSSI lewat ajang Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) di Malang, 30-31 Maret ini bisa sedikit tersenyum. Pasalnya, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dikabarkan ‘merestui’ KSN sebagai sarana untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia.

Ini disampaikan oleh Ketua Umum KONI/ KOI, Rita Subowo, seusai menerima audiensi Persatuan Pemain Sepak Bola Nasional (PPSN) di kantornya, Rabu (24/3). Menurut Rita, dirinya telah memberitahu kepada Presiden FIFA, Sepp Blatter, bahwa Indonesia akan melaksanakan kongres sepak bola. Informasi ini disampaikan Rita kepada Blatter saat keduanya bertemu di acara Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Vancouver, Kanada, Februari lalu.

“Saya dan Blatter teman baik. Dia bertanya siapa yang menyelenggarakan. Lalu saya katakan ini ide Presiden SBY karena prihatin melihat prestasi sepak bola yang terus menurun. Blatter kemudian mengatakan agar ide tersebut dilaksanakan saja yang penting internal bagus karena sulit memajukan sepak bola jika tidak solid,” ungkap Rita.

FIFA, kata Rita, sudah mengetahui jika PSSI masuk dalam kepanitiaan KSN dan Agum Gumelar yang merupakan Ketua Kehormatan PSSI sebagai Ketua Panitia KSN. Rencana kongres ini juga sudah dilaporkan Rita kepada IOC. Pihak IOC merespons dengan memberikan masukan prototipe pengembangan olahraga yang baik.

“Intinya, Blatter sudah tahu kalau kita akan mengadakan kongres. Dia juga meminta agar setiap ada masalah diselesaikan dengan baik,” kata Rita tanpa menjelaskan lebih jauh reaksi Blatter.

Dari hasil audiensi ini, KONI dan PPSN sepakat bahwa prestasi sepak bola sangat menurun. Untuk itu, KSN akan dijadikan ajang penyalur aspirasi untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Indonesia. Rita berjanji pihak KONI juga akan ikut memberikan solusi.

Namun Rita enggan berkomentar tentang pelengseran Nurdin Halid serta perombakan pengurus PSSI. Ia beralasan tidak ingin berandai-andai dan menyerahkan hal tersebut dalam dinamika KSN. “Nanti juga terlihat seperti apa. Kita ingin menjadikan KSN untuk mencari jawaban mengapa kompetisi berjalan tapi tim nasionalnya tidak maju-maju,” jelasnya.

Sumber : Republika

Pos ini dipublikasikan di Olahraga dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s