MK: Tak Ada Lembaga yang Bisa Menonaktifkan Wapres

Hakim Konstitusi Hamdan Zoelva berpendapat, meski rekomendasi DPR mengenai kasus Bank Century memuat dugaan pelanggaran hukum oleh mantan Gubernur BI Boediono, yang bersangkutan tak bisa serta-merta diminta nonaktif dari jabatan wakil presiden yang diembannya saat ini.
Presiden juga tak bisa menonaktifkan wapres-nya karena proses pemilihan yang langsung dipilih oleh rakyat. Tidak ada mekanisme nonaktif wapres. Namun, wapres bisa saja mundur karena kebijaksanaan pribadinya.

Hal itu dikatakan Hamdan kepada wartawan, seusai diskusi “Century Pasca Paripurna, Sabtu (6/3/2010) di Jakarta. Seperti diketahui, desakan mundur dan nonaktif semakin gencar dilayangkan kepada Boediono seiring dugaan pelanggaran yang dilakukan BI dalam kebijakan bail out Bank Century.

“Kalau proses untuk menteri, bisa di presiden. Tapi untuk presiden dan wakil presiden, tidak ada satu pun lembaga yang bisa menonaktifkan kecuali karena proses hukum jadi terdakwa. Maka, dengan sendirinya berhenti sementara sampai ada kekuatan hukum tetap,” ujar Hamdan.

Presiden juga tak bisa menonaktifkan wapresnya karena proses pemilihan yang langsung dipilih oleh rakyat. “Tidak ada mekanisme nonaktif wapres,” kata dia. Namun, wapres bisa saja mundur karena kebijaksanaan pribadinya.

Dalam pernyataannya kemarin, Wakil Presiden Boediono menegaskan, dirinya tidak akan mundur dari jabatannya. Akan tetapi, ia mengaku sedih karena membebani presiden dan keluarga dengan dugaan-dugaan yang dilayangkan kepadanya.

“Mundur atau tidak, tergantung wisdom dari Boediono dan Menteri Sri Mulyani. Kalau merasa menjadi beban sangat berat bagi keluarga, presiden atau publik, ya mungkin karena wisdom-nya, bisa saja mundur,” ujar Hamdan.

Sumber : Kompas

Pos ini dipublikasikan di Nasional dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke MK: Tak Ada Lembaga yang Bisa Menonaktifkan Wapres

  1. aditkus berkata:

    Anggota DPR ga mikir apa? bikin gejolak kerjanya

  2. tendangan bebas berkata:

    Jangan asal maen suruh mundur donk, diliat dulu kejelasan kasusnya…tu anggota DPR bla dsiurh mundur dari jabatan paling2 juga ga mau..keenakan soalnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s