Sepakbola Absen di AG 2010

Timnas Indonesia dipastikan tak dikirim ke ajang Asian Games (AG) 2010 di Guangzhoi, China, Oktober mendatang. Kepastian itu disampaikan langsung Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo baru-baru ini. Rita pun memiliki alasan kuat mengapa cabang sepakbola tak diberangkatkan. Hal ini tercermin dari performa buruk “Merah Putih” di setiap ajang internasional seperti SEA Games Laos 2009 dan Kualifikasi Piala Asia 2011 beberapa waktu lalu. “Terlalu pelik jika membahas peluang cabang olahraga (cabor) sepakbola di event tersebut. Kami tak main-main dalam mengirimkan cabor ke AG. Sebab, sebelumnya kami melihat potensi cabor tersebut,” ujar Rita.

“Kami memiliki tiga kriteria dalam memberangkatkan cabor ke multievent empat tahunan tersebut yakni memiliki tradisi medali, berpotensi mendulang medali dan terakhir adalah qualified,” tambahnya. Dengan kriteria tersebut, cabor yang memiliki tradisi seperti bulu tangkis, angkat besi, dan bowling dipastikan menjadi prioritas pertama untuk diberangkatkan. Untuk sepakbola sendiri, termasuk kriteria ketiga meski PSSI bersikeras untuk mengirim skuad terbaik dengan biaya sendiri.

KONI/KOI sendiri kini lebih memprioritaskan 17 cabor yang akan digenjot melalui pelatnas mulai 1 Februari mendatang. “Kami tetap tidak akan mengirimkan timnas sepakbola Indonesia ke Ghuangzhou. Di SEA Games (SEAG) yang tingkat regional saja tidak berdaya, apalagi Asia. Kami hanya mau mengirimkan cabor yang jelas progres-nya. Jadi, jangan berharap banyak. Kami juga tidak akan membiayai mereka,” tambah Komandan Pelatnas AG 2010 Hendardji Soepandji.

Sementara itu, Sekjen PSSI Nugraha Besoes beralasan jika mereka masih menunggu kebijakan KONI/KOI . Namun yang jelas, AG menjadi salah satu fokus PSSI dari beberapa ajang di tahun 2010 ini. “Masalah ini akan ditangani langsung oleh wakil ketua umum. Nantinya dia yang melakukan pendekatan ke KONI/KOI. Keinginan berangkat ada, tapi kalau bisa dibiayai mereka. Kan kami bagian keluarga mereka juga. Kami harus berpikir ulang kalau berangkat dengan biaya sendiri,” tutur Nugraha. —–> waspada

Pos ini dipublikasikan di Olahraga dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s