Kapal Indonesia Dibajak di Somalia

KBRI di Nairobi Kenya sedang mencari tahu nasib tujuh belas awak buah kapal warga Indonesia yang berada di atas Kapal Premoni yang dibajak perompak Somalia di Teluk Aden kemarin. Kapal tanker yang mengangkut bahan kimia tersebut dilaporkan milik perusahaan Indonesia, tetapi berbendera Singapura. Ini merupakan pembajakan pertama tahun ini di perairan yang dikuasai oleh perompak itu. Selain 17 awak kapal asal Indonesia, di atas kapal seberat 20 ribu ton tersebut, juga terdapat lima warga Cina, seorang asal Nigeria, dan seorang lagi asal Vietnam.

Pasukan keamanan Uni Eropa Atalante yang melakukan patroli di kawasan tersebut mengukuhkan adanya pembajakan pertama di tahun 2010 tersebut.
“Nahkoda kapal telah mengirimkann pesan mengatakan kapal mereka dibajak, dan semua awak dalam keadaan selamat. Sekarang kapal tersebut sedang melakukan perjalanan ke selatan ke arah Somalia.”

Hari Senin, para perompak juga menangkap kapal St James Park, yang berbendera Inggris dengan 26 awak dari sembilan negara berada dalam kapal tersebut. Di hari yang sama, pihak berwenang Yaman mengatakan sebuah barang Yaman berawak 15 orang juga dibajak.

Sekarang ini diperkirakan ada sedikitnya 12 kapal dengan sekitar 270 awak yang ditahan oleh pihak Somalia.
Pengukuhan KBRI

Sementara itu, Kabid Penerangan Sosial Budaya KBRI Nairobo, Riando Sembiring yang saat ini berada di Mombasa, kota pelabuhan di Kenya juga mengukuhkan adanya pembajakan tersebut.

“Kapal itu sedang dalam perjalanan ke India ketika dibajak kemarin pagi di Teluk Aden. Kita belum tahu pasti mengenai keadaan awak, namun kapal itu sekarang dilaporkan sedang melakukan perjalanan ke Somalia,” kata Sembiring.

Riando Sembiring sebenarnya sedang berada di Mombasa untuk menyambut pelepasan sebuah kapal Indonesia lainnya Kota Wajar yang dilepaskan oleh perompak Somalia beberapa hari lalu.

Di dalam kapal tersebut terdapat 6 orang awak asal Indonesia.

Menurut Riando, sekarang ini masih ada 6 orang awak kapal Indonesia yang ditahan oleh para perompak Somalia.

“Mereka ini bekerja untuk sebuah kapal Taiwan dan sudah ditahan hampir selama satu tahun.” kata Sembiring.

Pos ini dipublikasikan di Internasional. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s