Jarum di dalam tubuh bayi

40 jarum ditemukan di dalam tubuh seorang balita di Brasil, polisi menyebut ayah tirinya dengan sengaja memasukan jarum-jarum tersebut dengan tujuan ”ilmu hitam”. Polisi mengatakan Roberto Carlos Magalhaes telah mengaku menusukan jarum jahit kedalam tubuh bocah berusia dua tahun yang saat ini tengah dirawat dalam unit gawat darurat sebuah rumah sakit. Magalhaes mengatakan wanita simpanannya yang meminta agar dilangsungkan sebuah ritual ilmu hitam untuk membunuh anak tersebut guna membalas dendam terhadap istrinya.

Dokter akan berupaya mengeluarkan jarum-jarum itu, beberapa diantaranya sepanjang 5cm. Balita itu dibawa ke rumah sakit di kawasan utara negara bagian Bahia oleh ibunya dengan keluhan sakit perut dan muntah. Selanjutnya sinar-X menunjukan sejumlah jarum jahit di leher, tubuh dan kaki. Setidaknya satu diantaranya menusuk paru-paru bocah tersebut.

‘Serangan dendam’

Polisi mengatakan Magalhaes mengakui perbuatannya setelah ditangkap.

“Dia melakukan itu untuk balas dendam terhadap istrinya,” kata kepala kepolisian Ibotirama, Helder Fernandes Santana, seperti yang dikutip kantor berita AFP.

“wanita simpanannya memintanya untuk membunuh anak tersebut melalui ritual sihir yang mengerikan”, kata Santana.

Ibu anak tersebut mengatakan kepada polisi kalau dia curiga anaknya menjadi korban ilmu hitam setelah dia menemukan benda mencurigakan di dalam rumah tempat dia tinggal bersama Magalhaes yang baru dia nikahi selama enam bulan.

Dokter mengatakan jarum-jarum tersebut akan diangkat, tapi tidak untuk jarum yang menusuk organ dalam, karena hal itu justru akan menyebabkan kerusakan lebih jauh.

Mereka mengatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda luka di tubuh anak lelaki itu.

Sejumlah laporan mengatakan anak lelaki itu dalam keadaan yang mengkhawatirkan, tapi sudah mulai membaik sejak dibawa ke rumah sakit hari Minggu lalu.

Dokter mengatakan lebih dari 50 jarum dimasukan kedalam tubuh bayi itu, tapi kemudian merevisinya dengan menyebut sekitar 40 jarum. [bbc]

Pos ini dipublikasikan di Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s