Syaifudin “M. Top” dan M. Syahrir Tewas Tertembak

TKP_Penembakan Saifuddin ZuhriSatu per satu anggota teroris berhasil dilumpuhkan Tim Densus 88. Hari ini mereka berhasil menembak mati 2 gembong teroris yang menjadi DPO Polri yaitu Syaifudin Zuhri dan M. Syahrir. Namun untuk kepastian bahwa jasad yang tertembak adalah Syaifudin dan M. Syahrir, akan diumumkan hari Senin. Selain menembak mati Syaifudin Jaelani dan M. Syahrir, Tim Densus 88 juga menangkap seorang pria bernama Fajar.

Sempat terjadi aksi baku tembak dalam penggerebekan yang berlangsung sekira 30 menit dari pukul 11.30 WIB-12.00 WIB. Sebuah ledakan diikuti rentetan tembakan terdengar dari lokasi kejadian. Di TKP polisi juga menemukan 7 buah bom. Kepala Kepolisian RI, Bambang Hendarso Danuri mendatangi lokasi penggerebekan teroris di Ciputat. Kapolri hanya sebentar di lokasi.Sekitar 15 menit kemudian, Kapolri dan rombongannya meninggalkan lokasi. Tak ada keterangan apapun yang disampaikan orang nomor satu di Polri itu.

Dalam pengeboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton 17 Juli 2009 lalu, SJ, seperti halnya iparnya, Ibrohim, punya peran penting. Dia adalah pimpinan lapangan sekaligus perekrut pelaku bom, Dani Dwi Permana dan Nana Ikhwan Maulana. SJ juga berperan merekam seluruh persiapan dan kejadian teror bom di dua hotel nahas tersebut. Di sela-sela proses rekaman pernyatan Dani dan Nana, SJ menyerukan kalimat, “Amerika hancur, Australia hancur, Indonesia hancur.”

Sementara, saudaranya Syahrir diduga kuat memiliki keterampilan merakit bahan peledak. Dia adalah mekanik pesawat terbang dan pernah bekerja di sejumlah maskapai.

SJ disebut-sebut sebagai pengganti Noordin M Top.  Makanya ada yang memplesetkan namanya menjadi Syaifudin M. Top. Sejumlah pengamat terorisme menuturkan bahwa  sang ustad cukup kuat posisinya dalam jaringan ini. “SJ, dia kuat,” kata pengamat terorisme, Al Chaidar, Rabu 30 September 2009. Kata Al Chaidar, SJ punya kapastitas untuk jadi pengganti Noordin. “Dia seperti Noordin dalam masalah agama, dia juga bisa berhubungan dengan donatur,” tambah dia.

Selain itu, tambah dia, “SJ juga bisa merekrut dan membuat manajemen pergerakan.”

Menurut Al Chaidar, SJ direkrut sejak tahun 2002 oleh jaringan Noordin M Top. “Sudah tujuh tahun,” tambah dia.

Dalam dua laptop Noordin, polisi menemukan tulisan SJ. SJ  menyebut dirinya punya posisi penting dalam jaringan Al Qaeda. “Sejak 2005 sampai saat ini, si abi punya posisi strategis jaringan Al Qaeda Asia Tenggara.”

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna belum berani mengungkapkan secara rinci kedua jenazah korban penggerebekan di Ciputat, Tangerang Selatan, siang tadi. Sementara Tim Indonesian Automatic Finger Print System (INAFIS) sudah meninggalkan RS Polri sekitar pukul 15.00 seusai memeriksa sidik jari kedua jenazah.

Sebelum konferensi pers digelar oleh Nanan Soekarna di Mabes Polri, Jakarta, sekitar pukul 19.00 malam ini, Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol Dr M Aidy Rawas juga enggan membocorkan hasil pemeriksaan. Namun, Nanan Soekarna menekankan kepastian tentang jenazah yang diduga sebagai Syaifudin Zuhri dan M Syahrir itu Senin (12/10).

“Diperkirakan hari Senin akan bisa disampaikan,” ujar  Nanan Soekarna. “Sekali lagi rinci hari Senin,” tegas Nanan Soekarna dalam keterangan pers singkatnya.

Pos ini dipublikasikan di Nasional dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Syaifudin “M. Top” dan M. Syahrir Tewas Tertembak

  1. nurrahman18 berkata:

    wah akhirnya ketangkap…beneran ga tuh?? masih senin yah pengumumannya

  2. rio berkata:

    selamat sekali lagi untuk Densus 88, teruskan perjuangan tumpas terorisme sampai ke akar2nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s