Untuk Pemerataan, Guru PNS Akan Dimutasi Agar Tidak Menumpuk Di Satu Sekolah [Kebijakan Depdiknas di Seluruh Indonesia]

guru-guru PNS Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) akan mengadakan pemetaan ulang kebutuhan tenaga guru agar kualitas tenaga pengajar di tiap sekolah merata. Kebijakan ini berlaku buat semua guru PNS tanpa kecuali. Rencana pemetaan ulang ini merupakan program Depdiknas yang juga berlaku di kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

”Artinya, agar tidak terjadi guru-guru bagus menumpuk di sekolah tertentu dan sebaliknya,” ujar Kepala Bidang Tenaga Fungsional Pendidikan Menengah Dindik Kota Malang Zubaidah, Selasa (8/9).

”Nanti semua guru akan mengisi semacam quesioner, sehingga terpetakan kualitas SDM-nya. Baru setelah itu kita bandingkan dengan kebutuhan tiap sekolah. Pada akhirnya kualitas guru di semua sekolah bagus semua,” ucap Zubaidah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 21 Hadi Harianto memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang baik. Menurutnya, pemetaan ulang dari Dindik bakal menambal lubang yang selama ini menganga di tiap sekolah.

”Selama ini pemetaan dari propinsi kurang pas, karena mereka tidak tahu kondisi real-nya bagaimana. Kalau pemetaan dari Dindik bagus, mereka punya data akurat kelebihan dan kekurangan guru di tiap sekolah,” timpal Hadi.

Mengenai mereka yang sudah terlanjur nyaman berada di sekolah-sekolah mapan, Ketua MKKS SMP Negeri Kota Malang ini mengatakan, mereka harus legowo bila diminta pindah oleh Dindik.

”Ingat, sebelum menjadi PNS, mereka dulu sudah setuju untuk ditempatkan dimana saja. Mutasi itu resiko seorang PNS,” kata Hadi.

[sumber : kompas]

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s