Pilpres 2009 Akan Berakhir di Mahkamah Konstitusi

gedung mahkamah konstitusi Pasangan Megawati-Prabowo Subianto dan Yusuf Kalla-Wiranto sepertinya tidak akan menerima hasil Pilpres 2009 yang diumumkan KPU berdasarkan hasil rekapitulasi seluruh provinsi. Menurut hasil perhitungan KPU pasangan capres dan cawapres SBY-Boediono resmi menang satu putaran. Hasil akhir penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum hari Sabtu tanggal 25 Juli menetapkan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono meraih suara terbanyak dengan meraih 73.874.562 suara (60,08%), Mega-Prabowo meraih 32.548.105 suara (26,79%), dan JK-Win meraih 15.081.814 suara (12,41%).

Ketua tim advokasi Megawati-Prabowo, Gayus Lumbun, mengatakan penolakan itu disebabkan oleh jumlah pelanggaran yang tinggi selama pemilihan presiden. Gayus Lumbun menyebut masalah daftar pemilih tetap, DPT, yang tidak bisa diselesaikan oleh KPU sebelum hari pemilihan sebagai salah satu contoh pelanggaran yang banyak terjadi.

"Ini adalah negara demokrasi berdasarkan hukum maka kami akan mengambil langkah hukum melalui MK. Biar Untuk itu kami akan mengajukan langkah hukum ke Mahkamah Konstitusi. MK lah yang memutuskan nanti," ujar Gayus Lumbun yang menambahkan gugatan itu akan segera didaftarkan.

Langkah serupa juga akan dilakukan oleh kubu Yusuf Kalla-Wiranto karena dirugikan oleh sikap tidak profesional KPU. Wakil ketua kampanye tim Yusuf Kalla-Wiranto, Burhanudin Napitulu menegaskan kehadiran keduanya di pengumuman hasil penghitungan suara akhir di KPU bukan berarti mereka menerima hasilnya.

"Itu hanya formalitas memenuhi undangan KPU. Timnya sendiri kan sudah walk out dari penghitungan kemarin," ujar Burhanuddin Napitupulu
Burhanudin Napitulu menekankan pada kasus nama ganda di DPT yang menurutnya mencapai 27 juta di sejumlah propinsi.

Kabar terakhir menyebutkan, Tim sukses JK-Wiranto mengajak tim Mega-Prabowo untuk bertukar data guna  diajukan sebagai bukti melapor ke Mahkamah Konsitusi (MK). Diharapkan bukti gugatan DPT dan pelanggaran pilpres semakin kuat. Pertukaran data dilakukan karena masalahnya tidak berbeda jauh, seputar DPT dan pelanggaran pilpres.

Pos ini dipublikasikan di Politika dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Pilpres 2009 Akan Berakhir di Mahkamah Konstitusi

  1. commend 191 luar biasa dahsyat artikel anda sangat bermanfaat bagi saya. dan jangan lupa berkunjung ke situs saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s