Inilah Kabinet Nurdin Halid Periode 2009-2011

logo pssi Kabinet Nurdin Halid mengambil langkah kontroversial di tengah kepengurusan periode2007-2011 yang sedang berjalan. Mantan Ketua Komisi Disiplin Togar Manahan Nero kembali dipercaya masuk susunan kepengurusan induk organisasi sepak bola tanah air. Keputusan itu cukup ironis, karena Togar pernah terlibat dalam kasus suap klub Penajam Medan Jaya sebesar Rp 100.000. Kini, dia malah dipercaya menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif dan Ketua Wasit periode kepengurusan 2009-2011. Jabatan itu malah lebih tinggi daripada jabatan sebelumnya.

Komite Eksekutif PSSI 2009/201

Ketua  : Nurdin Halid
Wakil Ketua : Nirwan Bakrie
Anggota : Ibnu Munzir, M. Zein, Subardi, Mafirion, Ferry Paulus, TM Nurlif, Ahmadi Noorsupit, Joseph Refo, Ashar Suryobroto, Togar Manahan Nero, Syarif Bastaman, Bernhard Limbong.

Komite Tetap PSSI Periode 2009/2011
Ketua Komite keuangan : Joseph Refo
Ketua Komite Kompetisi : H. Subardi
Ketua Komite Litbang : Muhammad Zein
Ketua Komite Wasit : Togar Manahan Nero
Ketua Komite Hukum : Syarif Bastaman
Ketua Komite Keamanan : Ashar Suryobroto
Ketua Futsal : Ferry Paulus
Ketua Komite Medis : Benhard Limbong
Ketua Komite Fairplay : TM. Nurlif
Ketua Komite Sepakbola : Ibnu Munzir
Ketua Komite Marketing : Mafirion
Ketua Komite Sepakbola Wanita : Ahmadi Noorsupit
Ketua Komite Sepakbola Usia Muda : Ferry Paulus
Ketua Komite Status Pemain : Mafirion
Ketua Komite Audit : Harijon

Badan Peradilan PSSI 2009/2011
Ketua Komisi Disiplin : Hinca panjaitan
Anggota : Syarifuddin Sudding, M. Nigara, Alfred, Triyandi, Ramli Ibrahim, Purwanto
Ketua Komisi Banding : Rusdi Taher
Anggota : Faisal Abdullah, Sophar Maru, Arteria Dahlan, Ashari Rangkuti

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Olahraga dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Inilah Kabinet Nurdin Halid Periode 2009-2011

  1. Iksan berkata:

    Dengan hormat Pak Nuedin

    Saya mendukung langkah bapak untuk merobah kepengurusan PSSI khususnya dalam prekrerutan pemain saaaluuut… sekali.

    namun pada kesempatan ini saya menyoroti hal lain dari bagian persepakbolaan Indonesia yaitu masalah perwasitan dan pemain. Memang banyak wasit yang menurut saya baik tetapi beberapa koreksi sepanjang pengamatan saya selama SLI berlangsung :

    1. Wasit terkadang kurang tegas dan ragu-ragu dalam memutuskan kartu kuning atau pelanggaran biasa. menurut saya banyak pelanggaran yang mesti mendapat kartu kuning tetapi akhirnya tidak. khususnya pelanggaran di daerah pinalti.
    2. Wasit hendaknya lebih memahami tingkah laku pemain khususnya yang nakal dan tidak sopan tehadap wasit. seperti mendorong-dorong dsb.

    Demikian semoga menjadi masikan bagi Pak Nurdin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s