Inilah Percakapan Satpam JW Marriott dengan Teroris Sebelum Bom Meledak

bom_jakarta-17-07-2009-01 Pukul 07.45 pagi itu Dikdik Ahmad Taufik, 39 tahun, baru saja berganti tugas menjadi Supervisor Keamanan di lantai utama Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan. Tugas utama dia pagi itu, mengawas dan melayani para tamu hotel di Lounge Syailendra yang sedang sarapan. Dari arah lobi hotel, dia melihat seorang lelaki berwajah oval, kurus, dan tinggi badan sekitar 170 centimeter. Dari penampilannya, tidak ada yang mencurigakan dari pria yang saat itu bertopi dan berjas hitam. “Awalnya barang bawaannya yang menarik perhatian saya,” kata Dikdik kepada wartawan yang menjenguknya di Rumah Sakit Jakarta, Jumat (18/7).

Pria itu membawa koper beroda yang ditarik, dan tas ransel besar yang diletakkan di depan tubuhnya. Dikdik mengira pria yang baru pertama kali dilihatnya itu hendak check out dari hotel. Saat itu ia mulai merasa curiga dengan pria itu. “Kalau mau check out mengapa arahnya tidak ke kasir, malah ke lounge,” batinnya.

Ia pun menuntaskan rasa curiganya dengan menyapanya, dan Dikdik ingat betul percakapan itu. “Selamat pagi pak, ada yang bisa saya bantu?,” katanya kepada pria itu. “Pagi, saya mau bertemu bos saya di dalam,” kata pria itu. Dikdik lalu membalas, “kira-kira ada perlu apa, pak?” Lalu pria itu menjawab, “Ingin mengantar pesanan ke bos saya itu,” jawabnya lagi.

Karena merasa tidak ingin mengganggu tamu hotel, ia tidak melanjutkan percakapan itu. “Jika memang benar bosnya di dalam, saya tidak ingin dikomplain tamu,” kata Dikdik sambil terbaring lemah di atas kasur rumah sakit.

Lalu dia memanggil seorang temannya, juga seorang petugas keamanan, yang saat itu berada di belakang mereka untuk membantu pria itu menemui bosnya. Ia sempat melihat pria itu celingak-celinguk di depan pintu lounge, dan memegang telepon seluler. “Karena merasa sudah ada teman yang menangani, saya lalu pergi,” katanya.

Baru saja ia berjalan beberapa langkah menuju lobi, tiba-tiba terdengar suara ledakan. “Kuping saya berdenging, tapi tidak pingsan,” katanya. Setelah bunyi ledakan, ia sempat melarikan diri dan melihat banyak debu beterbangan. Dan baru sadar kakinya sudah tertindih steeling toko hingga terluka. Sementara temannya yang bertugas menemani pembawa bom itu, meski selamat tapi terluka parah.

Kini ia dirawat di kamar 359 A Rumah Sakit Jakarta, Jakarta Selatan. Kedua tangannya diperban dan dipasangi infus. Wajahnya terdapat luka lecet akibat serpihan ledakan. Ia merasa beruntung, tidak terluka parah. Bahkan dokter menyatakan kupingnya normal meski mendenghar suara bom dari jarak dekat. “Hanya punggung saya sakit karena terlontar gelombang ledakan,” katanya.

Ia juga sempat mengoreksi rekaman CCTV detik-detik ledakan yang ditayangkan televisi. “Rekaman itu sudah diedit,” katanya. Di rekaman itu, Dikdik dan temannya berada di terlihat gelap, yang dituju si pembawa bom. Yaitu pintu menuju Lounge Syailendra. Wilayah itu terlihat gelap di CCTV, “karena memang kurang cahaya,” kata Dikdik.

Di tayangan televisi, saat pria itu masuk ke daerah yang terlihat gelap, langsung terlihat ada ledakan. Harusnya, kata Dikdik, ada waktu sekitar satu menit sebelum ledakan terjadi. Yaitu saat terjadi dua penggal percakapan antara dirinya dengan si pembawa bom. “Peristiwanya memang berlangsung cepat,” kata pria yang sudah bekerja sejak tahun 2001 di Hotel JW Marriott ini.

Ia mengaku tidak bisa menjelaskan detail wajah si pelaku. Namun bila melihat foto pelaku, ia bisa mengenalinya. “Saat ini saya bersyukur bisa selamat dari ledakan ini,” kata pria yang juga mengalami pemboman hotel tempatnya bekerja pada tahun 2003 lalu. [tempointeraktif]

Pos ini dipublikasikan di Nasional. Tandai permalink.

60 Balasan ke Inilah Percakapan Satpam JW Marriott dengan Teroris Sebelum Bom Meledak

  1. ajis berkata:

    merinding saya bos 😦

  2. siais berkata:

    wah bener2 cerdik ya tuh teroris…

  3. Mutiara berkata:

    Harusnya pihak keamanan hotel bisa mengantisipasi hal tersebut, apakah mereka tidak belajar dari pengalaman terdahulu 🙂

    • angelic berkata:

      boss.. jangan ngomong gitu donk,,
      biasa nya klau uda kejadian baru ngomong yg nga2…
      gimn jadi nya indonesia klau kita cuma ngomon doang????

  4. dangstars berkata:

    Sayang sekali pak satpam kok gak curiga, coba kalau pak satpam itu langsung menangkap pelakunya,,pasti tak akan terjadi

  5. Ping balik: Conversation between JW Marriott Hotel with The Bomber a minute before The Bomb Explodes « Irwan Arfandi Sites

  6. elexyoben berkata:

    Masuk akal juga sih apa yang dikatakan si satpam. Habisnya mau gimana lagi. Tamu kan adalah juga raja FREE DOWNLOAD YANG BEJAD-BEJAD DISINI

  7. Jendol berkata:

    Jangan2 orang itu hanyalah korban yg dibayar utk membawa barang itu ke lounge Syailendra, begitu orang yg memesan barang itu tdk ditemukan, maka dia celingukan, lalu menghubungi via hp, dan itu barangkali merupakan kode bagi perencana bom utk meledakkan bom melalui remot karena sdh di titik yg ditentukan. Alasan kenapa saya berpendapat begitu? Karena kalau benar penghuni kamar 1808 sdh hampir seminggu menginap di kamar, paling tdk para sekurity ada yg mengingat wajahnya. Barangkali saja penghuni kamar 1808 memang perencana, tapi dia menggunakan jasa orang lain utk membawa tasnya yg berisi bom itu dgn bayaran yg besar dgn memerintahkan utk membawanya ke lounge Syailendra karena dia kan menunggu disitu. Bagi sebagian orang, upah besar tentu sangat menggiurkan dan bisa menghilangkan akal sehat utk curiga. Ini pendapat saya, siapa tahu berguna?

  8. Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!

    Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger meberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.

    Salam hormat
    http://kombes.Com

  9. maul berkata:

    Semoga Pelakunya Cepet Ketangkep…
    ______________________________________________________
    KENALANYUK.COM <== facebook asliiii buatan INDONESIA!!!!

    AYOOO GABUNG DAN SEBARKAN INI SEBAGAI WUJUD RASA CINTA PRODUK LOKAL!!!!!!

  10. Naufal.Com berkata:

    Ya, menarik juga ya post ini sampai-sampai masuk tulisan teratas!

    Jangan lupa kunjungi blog saya di http://adf.ly/JYb sekalian memberi komentar dan masukan terkait dengan nominasi APM! 🙂

  11. rakhmad adi berkata:

    wah…blognya mantab….

  12. Bali Property berkata:

    Kalo ditangkap ntar takutna dikomplin…
    khan gag bukti dan rasa curiga sebelumna…

  13. Sungguh Teroris Biadab…

    Menghancurkan citra Indonesia di mata dunia..

    Salam Perubahan..
    Salam Anak Bangsa..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/07/17/pledoi-seorang-perokok/

  14. salafisend berkata:

    seorang mondar mandir lewati 2 lelaki lalu kebingungan atas keyakinanya
    sempat sempat ragu sepertinya
    tapi nanti ia akan tahu ganjaranya yang membakar
    tentang niatnya dari 8 tempat yang terancana
    yang ia akan booombing yang sia-siakan hidupnya
    banguntidur ku terus makan lalu akan berbelanja dan ke tempat hiburan ia beranjak untuk bertamasya tapi ia lupa bahwa ia harus berolahraga tiap paginya
    untuk beraksi di tanah lapang lalu berbincang tentang prestasinya

    lagi lagi seorang perempuan tertawa keras, di dua lorong yang bersebelahan
    ia berjalan menyusuri dengan kebingungan
    tapi bayanganya berlari di ruang kanan sebelahnya
    maka perhatikanlah bayangan itu yang sekarang belum berhenti
    maka perhatikanlah kuncinya yang ia berada di bawah tanganya

    ini hadiahnya tapi cari sendiri

    npp,nomh sfs;sj lrjomssm
    ,rtrls dos=doslsm jofi[mus yil oliyo jses msgdimus

  15. Wallpaper artis berkata:

    Para teroris tu otaknya encer bgt ya,, cba klo tu kecerdikanny dibuat hal2 positif….. 🙂
    tpi apapun bntkny, we must FIGHTS AGAINST The TERRORIST,.,.,!!

    Donlot wallpaper artis eksklusif di blogku…

  16. positive berkata:

    koq bisa masuk ya barang-barang se abrek itu, semoga semua yang menjadi korban diampuni dosanya

    http://positivecoffee.blogspot.com/2009/07/kanada-nyatakan-facebook-langgar-hukum.html

  17. anne_chantique berkata:

    walah….harusnya setiap ruangan ada detektornya juga dong…..kurang ketat tuh…

  18. Oelil berkata:

    wiiih…Tuhan masih melindungi Pak satpam itu…
    Kenapa sih Indonesia jauh dari aman???

  19. elexyoben berkata:

    makin lama kacau banget ni Indonesia gara-gara kebanyakan orang bodoh FREE DOWNLOAD YANG BEJAD-BEJAD DISINI (+ VIDEO)

  20. Jupri berkata:

    harusnya pak satpam nanya isinya apa tu ransel, lalu digeledah.
    katanya ada metal detektor??
    bener2 sekuriti abal-abal.

    • yanuer berkata:

      nah ini dia yg bener…..mestinya cek dong isi tasnya….
      kan satpam punya hak utk itu.
      sayangnya….satpamnya agak ragu ya..tapi ini menjadi pengalaman buat pak satpam.
      kan aneh ..ngelihat orang,sudah di hotel mewah,tapi bawa tas ransel di taruh di depan,
      mestinya harus bener2 dicurigai..
      kecuali tuh orang naik bus way atau kereta..
      tapi ini di dalam hotel mewah……

      kalau dia baru masuk,mestinya ada metal detector.
      kalau baru turun dari room 1808,kan aneh……tamu hotel mewah bawa tas ransel di taruh di depan….
      turut belasungkawa kepada para korban.

  21. Om Poer berkata:

    petugas itu telah menjalankan tugasnya dengan baik…semoga lekas sembuh ya…pak dan informasinya sangat dibuthkan sekali…

  22. parto berkata:

    Satpamnya perlu belajar ilmu meramal dari Deddy Coltdiesel tuh, biar gk mudah dikibulin ma orang yg Mendadak Jihad, tuh orang pasti habis nonton filmnya Titi Kamal.

  23. Bernardia Vitri berkata:

    Mengerikan malah…

  24. adi isa berkata:

    “…Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya. (QS. 14:46)

    “…maka apakah orang-orang yang membuat makar yang jahat itu, merasa aman (dari bencana) ditenggelamkannya bumi oleh Allah bersama mereka, atau datangnya azab kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari, (QS. 16:45)

    teroris yang membuat kerusakan dan makar di muka bumi akan dituntut pertanggungjawabannya kelak.

  25. Ping balik: BERITA TERBARU BOM JW MARRIOT – RITZ CARLTON : HABIB ABDURAHMAN MENYERAHKAN SEJUMLAH BUKTI KETERLIBATAN PADA BADAN INTELEJEN « PADEPOKAN GERILYA EYB

  26. Ping balik: Top Posts « WordPress.com

  27. hrdgtv berkata:

    memang sih mencurigakan kenapa mau sarapan harus bawa tas yang besar2???

    http://lowongankerjadiglobaltv.wordpress.com

  28. weby berkata:

    kesulitan bagi SATPAM adalah, yah hanya SATPAM kalo sudah urusan sama orang penting atau berduit si SATPAM ngga mau repot karena pasti bakal bermasalah kalo dia bersikap tegas dan curiga. Budaya takut sama orang kaya dan orang penting seharusnya tidak membatasai kewenagan petugas keamanana dalam menanggani tindakan pengamanan. Kalo di luar negeri petugas security atau SATPAM sangat jumawa dalam melakukan tugas pengamanan dan tidak bisa diintervensi oleh siapapun termasuk manager kalo itu berkaitan dengan standard operasional keamanana perusahaan. Ini yang paling penting untuk mencegah terjadinya peristiwa yang memuakan ini

  29. v3 berkata:

    speechless deh klo soal satu ini…

  30. julianwp berkata:

    wah satpam tanpa dosa malah kena luka berat…

    salam…

  31. diazhandsome berkata:

    coba kalo yang buat bom itu bikin bom untuk pertahanan Republik Indonesia. mungkin rudal di Korut gak ada apa-apanya. hehehe

    agree?

  32. kaenina berkata:

    Blognya keren dah ………..
    nyari software yang GRATISAN dulu disini ah ….. http://www.TopFreewareDownload.com

  33. kaenina berkata:

    Keren deh blognya………
    lagi nyari freeware ke http://www.TopFreewareDownload.com

  34. iqbal anas berkata:

    ini harus menjadi pelajaran bagi bangsa indonesia

  35. 4sudut berkata:

    Potensi anak bangsa kita sesungguhnya perlu kita acungi jempol, gimana kalau mereka jangan dihukum tapi diberdayakan saja untuk memperkuat pertanahan republik ini, agar tidak disepelekan terus oleh negara tetangga
    untuk teman2 kunjungi juga dong
    http://sudutp4nd4ng.wordpress.com

  36. 4sudut berkata:

    Bos…saya dah pasang diblog saya…. tolong ya di link balik…trims
    http://sudutp4nd4ng.wordpress.com

  37. namanya musibah kita ambil pelajaran aja deh…tapi kok seolah2 gampang bgt ya.heran…

  38. thethinker7 berkata:

    ANEH YA, orang Indonesia itu memang aneh,
    bukan sekali sudah ada bom dinegeri ini mungkin sudah lebih seratusan bom terjadi dari paling kecil sampai besar.
    Saya karyawan disuatu perusahaan asing sejak surutnya isu bom di jakarta, coba perhatikan sudah jarang security di berbagai gedung benar2 cek baik/teliti mobil, motor maupun orang yang masuk ke gedung. Kalau pun ada sekedar formalitas. tidak seperti dulu, dan anehnya lagi sekarang mulai satpamnya JAIM mencek tas, alat deteksi bom dll.
    Jadi budaya kita itu tidak disiplin dalam menjalankan aturan / sistem keamanan gedung. Hanya panas2 tahi ayam, sehingga ini lah kesempatan teroris mengambil kesempatan dikala keamanan gedung menurun. Ingat lah tiap hari harus lebih aman gedung dijaga.

  39. Johan Firdaus berkata:

    nasib pak satpam, gaji kecil, tanggung jawab gede, curiga sedikit bisa di marah2x in tamu terus di aduin ke atasannya di anggap kurang ramah

    gak curiga juga di marahin

    eh sekarang malah kena bomb

    nasibmu sial sekali pak satpam

  40. Ping balik: Percakapan Satpam JW Marriott dengan Teroris Sebelum Bom Meledak « Bangkitlah Indonesiaku

  41. Satria berkata:

    Tp klo menurut saya, ngga ada yang perlu disalahkan disini.. karena menurut rekaman komplit yg saya liat sih, pihak keamanan sudah menjalankan prosedurnya dengan baik. mungkin saja disini alat2 pendukung keamanannya yang kurang maksimal. yah tapi dari semua itu kita udah jadi keledai yg jatuh di lubang yg sama untuk kedua kalinya. hhmmm…

  42. Kuliah Gratis berkata:

    Dasar Pengebom gak bertanggung jawab!!!

    Boosss????? Sopo Boossssmu itu???

  43. omiyan berkata:

    semoga cepat tertangkap otak kejadian ini

  44. Mifta berkata:

    phew..gara2 bom si “setan merah” tidak MAU ke Indonesia,
    si budi bermain bola juga gak muncul lagi..

  45. rejo berkata:

    BIKIN DONK POLLING YANG MENERANGKAN KEPADA MASYARAKAT :

    BERAPA LAMA APARAT BISA MENANGKAP DALANG TERORIS ?????

    A. 1 BULAN
    B. 3 BULAN
    C. 1 TAHUN
    D. SAMPAI PEMILU YANG AKAN DATANG ????
    E……..?????? WELEH2X

  46. engeldvh berkata:

    SIAPA PELAKUNYA????
    APA ALASANNYA???
    MENGAPA BISA TERJADI????
    Simak ulasannya di:
    http://engeldvh.wordpress.com/2009/07/21/opini-luar-biasa-bom-kuningan-ii/

  47. zamahsari berkata:

    kejadian yang begitu cepat.. untung satpamnya selamat.. semoga bisa diusut tuntas

  48. Mudah-mudahan jaringan terorisme di Indo bisa dituntas habis..
    Lanjutkan Perjuangan!

  49. Pancallok berkata:

    wah perlu dipromisiin tuh satpam
    hebat tuh, dapat bom 2 kali

  50. Dalmuji berkata:

    Kalo saja Security tsb, memeriksa tasnya, pasti tidak akan terjadi ledakan..
    tapi ya sudah..
    Musibah memang tidak bisa dihindari…
    salam kenal..

  51. adasemuanya berkata:
  52. anti terror berkata:

    tuhan, mengapa kau lahirkan seorang terorris…., mengapa engkau tidak mencegah tindakkan mereka…, bukankah mereka adalah ciptaanmu…. kenapa engkau membisu, apa enggkau tidak bertanggung jawab terhadap ciptaanmu sendiri yang saya menganggap gagal…, bukankah yang engkau ciptakan itu sebuah makhluk yang sempurna? tapi pada kenyataanya mereka sangat tidak sempurna…. dimana letak keadilannmu? dimana engkau taruh hati nuranimu, jika engkau masih diam membisu…, tuhan… benarkah engkau masih layak di anggap maha pengasih dan maha sempurna jika ciptaanmu sendiri tidak sempurna lagi….., salam dariku tuhan, sebuah makhluk ciptaanmu entah masih dianggap sempurna atau tidak….

  53. 4sudut berkata:

    baca juga 53 kelompok teroris di dunia salah satunya ada di indonesia
    http://sudutp4nd4ng.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s