Belum Resmi Dinyatakan Sebagai Pemenang, Obama Sudah Menyampaikan Selamat kepada SBY

Barack Obama_USA President Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan selamat kepada Susilo Bambang Yudhoyono atas suksesnya penyelenggaraan pemilihan presiden di Indonesia. "Hari ini kita telah mendapat kabar Presiden Barack Obama mengeluarkan pernyataan yang dirilis gedung putih mengucapkan selamat atas penyelenggaraan pilpres yang berlangsung baik dan dinamisme demokrasi di Indonesia," kata Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal usai jamuan makan malam di Gedung Lamin Etam, Samarinda, Rabu (15/7).

Dalam keterangan tertulisnya itu, Obama juga mengulangi tekadnya menjalin hubungan yang lebih komprehensif dengan indonesia.

Dino mengatakan hal itu membuktikan dunia internasional saat ini tengah mengamati capain demokasi dan penyelenggaraan pemilu yang berlasung di Indonesia. Menurut dia, keberhasilan pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi prestasi dan teladan penyelengaraan demokrasi.

"Penghargaan itu bukan hanya untuk Bapak Yudhoyono dan parpol tertentu tetapi bagi seluruh rakyat Indonesia," kata dia.

Pernyataan Obama, kata Dino, tidak secara khusus memberikan selamat kepada Yudhoyono yang diunggulkan akan memenangkan pemilihan presiden yang berlangsung 8 Juli lalu. Menurut Dino, setiap menerima ucapan selamat dari pemimpin negara lain, Yudhoyono selalu menekankan dirinya masih menunggu hasil resmi penghitungan Komisi Pemilihan Umum.

Usai pemilihan presiden, Yudhoyono memang banyak mendapatkan selamat dari pemimpin negara sahabat, baik atas keberhasilan penyelenggaraan pemilihan presiden ataupun keunggulannya dalam hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Pemimpin negara yang sudah mengucapkan selamat di antaranya, pemimpin negara Malaysia, Timor Leste, Filipina, Singapura, Australia, Korea Selatan dan Menteri Mentor Singapura.

Sementara itu, Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo menyesalkan ucapan selamat yang diberikan Presiden AS Barack Obama kepada capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait prediksi kemenangan calon incumbent itu dalam Pilpres 2009. Alasannya Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan secara resmi pemenang Pilpres 2009.

"Seyogyanya Presiden Obama menunggu secara resmi hasil perhitungan yang dilakukan KPU. Memberikan ucapan boleh-boleh saja dan kita tidak ingin menggurui atau apapun yang disampaikan Obama. Tetapi, tentunya proses politik sedang berjalan dan proses perhitungan sedang dilakukan, Sehingga kalau memberikan ucapan secara resmi seharusnya diberikan setelah seluruh proses yang ada dilakukan," kata penasihat Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo yang juga Sekjen PDIP, Pramono Anung.

Hal itu disampaikan Pramono usai Rakernas VI PDIP di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jaksel,  Rabu (15/7/2009). Pram, sapaan akrabnya, menambahkan keabsahan pemilu di AS berbeda dengan di Indonesia. Di AS, sistem pemilunya sudah menggunakan sistem komputer secara terpadu sehingga saat pemilu usai, pada hari yang sama pemenang juga sudah bisa ditentukan.

"Sedang kita, masih manual. Bahkan, misalkan di Papua masih ada 2 kabupaten yang belum memilih sehingga kalau sekarang diucapkan too early," ucapnya.

Apakah ini menandakan adanya intervensi asing dalam proses Pilpres? "Saya tidak mau masuk wilayah itu, yang jelas hal itu seyogyanya diucapkan usai semua proses selesai," pungkasnya.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Peristiwa. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s