Wah … Nih Ada Kabar Gembira Bagi Koruptor Kelas Kakap dan Kelas Teri

malu-korupsi Ada kabar gembira untuk para koruptor Indonesia. Gak perlu takut kalau korupsi, soalnya aturan tentang kewajiban membayar uang pengganti dihilangkan. Misalnya seorang koruptor “berhasil” mengambil uang negara (baca uang rakyat) sebesar Rp 50 Milyar, tidak perlu mengembalikan sebanyak-banyaknya sama dengan harta benda yang diperoleh dari tindak pidana korupsi seperti diatur dalam Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, tetapi paling didenda Rp 250 juta. Masih ada untung kan bagi koruptor tersebut.

Kabar gembira lain adalah bagi koruptor kelas teri, yang korupsinya paling banyak Rp 25 juta. Koruptor kelas teri ini tidak bisa ditindak selama mengaku bersalah dan mengembalikan sebesar uang korupsi.

Seperti dikutip dari detik.com, Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pemerintah telah meringankan hukuman bagi koruptor dalam draft RUU Tipikor yang sedang digodog.

"Ini langkah mundur, semangat membuat jera lewat aset recovery dari hasil korupsi hilang," kata Peneliti ICW Emerson F Yuntho saat berbincang lewat telepon, Sabtu (11/7/2009).

Hal ini dianggap oleh Emerson sebagai upaya penggembosan terhadap pemberantasan korupsi. Pemerintah perlu segera mengubahnya.

"Entah ini dilakukan secara sadar atau tidak," tegasnya.

Jika ini tetap diteruskan, pria pelontos ini khawatir koruptor malah diuntungkan. Duit yang berhasil dikorupsi bisa lebih besar dari denda yang dijatuhkan.

Rancangan Undang Undang (RUU) Tindak Pidana Korupsi tersebut diajukan pemerintah kepada DPR pada tanggal 25 Mei 2009. Diharapkan, DPR mengembalikan RUU Tipikor tersebut kepada pemerintah untuk dirombak ulang dan disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan masukan.

Pos ini dipublikasikan di Nasional. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s