Teknis Penggunaan KTP untuk Pencontrengan Pilpres

logo kpuBagi yang tidak tercantum dalam DPT, warga bisa menunjukkan KTP dan KK atau paspor asli sebagai tiket penyontrengan di pilpres 8 Juli. Warga bisa mendaftarkan diri sejak pagi dan boleh menyontreng antara pukul 12.00-13.00 waktu setempat.

“Mereka bisa dimulai dari pagi hari pada saat pendaftaran pemungutan suara di TPS, tetapi mereka hanya bisa menggunakan hak pilihnya pukul 12.00 sampai 13.00,” kata anggota KPU Andi Nurpati di Gedung KPU, Senin (6/7).
Dijelaskan Andi, sebelum menggunakan hak pilihnya, pemilih bersangkutan harus didaftarkan terlebih dulu oleh KPPS. Selanjutnya adalah petugas KPPS atau KPPSLN mendaftarkan mereka dalam surat edaran KPU.

Dalam daftar itu akan terbuat tersendiri, dengan mencantumkan nama pemilih yang yang bersangkutan, tanggal dan tempat lahir, alamat lengkap, kemudian nomor KTP. “Jadi, akan dibuat list tersendiri yang harus dilaporkan oleh KPPS kepada KPU melalui PPS, PPK, KPU kab/kota dan provinsi,” pungkas Andi.

Apabila surat suara cadangan habis, pemilih akan dialihkan oleh KPPS ke TPS terdekat. KPU tidak mencetak surat suara tambahan untuk mengantisipasi warga yang mengunakan KTP dan KK sebagai tiket menyontreng.

“Hal ini untuk melakukan penyebaran, agar bisa menggunakan hak pilihnya dan atau surat suara sudah habis,” kata anggota KPU Andi Nurpati di Jakarta, Senin (6/7).

Dilanjutkan Andi, KPPS mendapatkan surat suara dari TPS lain di dalam maupun dari luar desa yang bersangkutan untuk mendapatkan surat suara. Untuk luar negeri, lingkup wilayah PPLN yang bersangkutan diketahui oleh PPS.

Selain itu, surat suara yang digunakan pertama kali adalah surat suara cadangan yang jumlahnya 2 persen apabila masih tersedia. Kedua, surat suara yang ada di TPS atau TPSLN bersangkutan yang pemilihnya tidak hadir.

Oleh karena itu, lanjut Andi, KPU tidak akan mencetak surat suara tambahan. “Kita tidak punya data sampai saat ini berapa jumlah pemilhi tadi yang akan menggunakan KTP dan waktunya tinggal besok,” imbuhnya.

Selain itu, Andi mengimbau PPK dan PPS agar menyiapkan diri dalam rangka melaksanakan putusan MK. Saat ini, KPU sedang memproses pengiriman surat edaran perubahan peraturan kepada seluruh ketua PPLN yang ada di luar negeri.

Pos ini dipublikasikan di Politika dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Teknis Penggunaan KTP untuk Pencontrengan Pilpres

  1. Yani Chaerani WaOde berkata:

    Satu lagi langkah maju untuk antisipasi proses Pilpres yang diprediksi bakal ga karuan dan menuai banyak pro-kontra! kesemrawutan DPT Pemilu legislatis, ternyata pemerintah tidak cukup punya itikat baik untuk mengakomodir penduduk Indonesia yang memenuhi syarat untuk melaksnakan hak pilihnya.Meskipun KPU dan penyelenggara tingkat bawah sudah memutakhirkan ulang DPT tapi toh sudah pasti tidak akan maksimal. Untunglah kemarin ada purusan MK tentang WP yang tidan terdata DPT boleh pakai KTP, upaya inipun lahir bukan atas inisiatif KPU atau Pemerintah tapi karen desakan masyarakat melalui JK-Mega!..Alhamdulillah tapi kemudian apa bagaimana tekhnis pelaksanaannya ? pasti sangat dimungkinkan kekacauan di TPS, dan yang paling dikuatirkan adalah kecukupan Logistik surat suara yang bisa jadi membludak melebihi jumlah cadangan surat suara yang cuma 2 % dari jumlah DPT setiap TPS…nah apa solusinya ?..juga masih akan ada jutaan WP yang tidak terdata DPT dan tidak menerimah sosialisasi Putusan MK tersebut tidak bisa ikut Contreng!!! H-1 bagaimana sosialisasi maksimal ? ingat banyak daerah pelosok, terpencil yang sulit dijangkau komunikasi cepat…Akhir kata dari saya bahwa KPU dan Pemerintah aat ini sama bobroknya dan tidak cukup itikad baik dan bertanggung jawab daam mewujudkan demokrasi yang baik bagi bangsa ini.Besok Pilihlah Presiden dan Wapres yang berkualitas, bertanggung jawab, profesional, membawa perunahan yang lebih baik bagi keberlanjutan demokrasi Indonesia kita tercinta !!! Salam demokrasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s